Dzikrul Maut-Sang Petualang

HIDUP DENGAN KESUNGGUHAN,MATI DENGAN KEBAIKAN,,,

Senin, 16 Mei 2011

Tidak Serumit dan Seberbelit Yang kita kira

Hidup yang kita jalani ini sebenarnya tidaklah serumit dan seberbelit seperti yang kita kira. Dalam hidup ini, kita masing-masing sebenarnya cukup mengamati dan membaca (IQRAA) DADA kita masing-masing dari waktu kewaktu.

Sebab suasana didalam DADA kita itulah realitas Al Qur’an yang sebenarnya:

“Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim”. (QS. Al-Ankabut:49) .

Jelas sekali sebenarnya ayat Al qur’an itu menyatakannya.

Akan tapi begitu kita membaca dan diberi tahu tentang “orang yang diberi ilmu”, kita selalu saja dibawa kearah yang rumit dan pelit. Untuk bisa menjadi “orang yang diberi ilmu itu”, kita harus punya ilmu ini, ilmu itu dulu. Misalnya ilmu hadist, ilmu nahu saraf, ilmu balagah, ilmu hafal sekian ribu hadist ini dan itu, tahu bagaimana pendapat ulama-ulama salaf, dan sebagainya.

Akibatnya, hampir-hampir saja kita tidak mampu lagi untuk paham dan mendapatkan suasana dari ayat-ayat Al Qur’an yang telah ada didepan mata kita. Yaitu ilmu membaca apa yang ada didalam dada kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar